(062) 999-88881212
support(-di-)m2net.asia

Recent Posts

Detract yet delight written farther his general. If in so bred at dare rose lose good. Feel and make two real miss use easy.
26 September 2015
Tips ke Bumiayu dari Surabaya lewat Utara

Sudah satu dasarwarsa lebih kalau mau ke Bumiayu saya melalui selatan dengan rute Surabaya-Jogja-Purwokerto, baik menggunakan bus ataupun kereta. Jalur selatan dipilih karena Bumiayu bisa dicapai setelah Purwokerto. Kurang lebih 1,5 jam perjalanan darat.

Read More
17 Agustus 2009
Blogger Malhikdua dalam lawatan Tugupahlawan.com

Kegiatan blogging di Malhikdua sudah berjalan hampir setahun. Dalam waktu yang tidak sesingkat itu berbagai aktivitas blog dari santri malhikdua turut memperkaya dunia blog di Indonesia. Walhasil, nama Malhikdua tertanam dalam ingatan blogger-blogger di luar.

Read More
1 April 2009
Diklat Jurnalistik, antara Capek dan Puas

Capek dan Puas. Dua kata yang telah mengisi hari-hari terakhir saya. Capeknya karena acara yang digodok-godok sejak jauh bulan ahirnya terselenggara juga. Bahkan lebih dulu dari usaha mendatangkan Ardyansah, blogger Siluman produk Tugupahlawan.com. Acara yang dimaksud adalah Diklat Jurnalistik Online Malhikdua, yang berlangsung cukup lancar selama 2 hari kemarin, 28-29 Maret 2009.

Read More
24 Maret 2009
Bumiayu Kelabasen (Long Trip Bumiayu 3)

Kelabasen adalah bahasa Purwokerto, artinya keblabasan, karena dalam postingan kali ini saya akan menceritakan tentang kejadian keblabasen yang kerap saya alami dan sengaja saya ketik guna membekali kawan saya yang beberapa hari lagi akan ke Bumiayu. Tentunya agar tidak terjadi kelabasen. Tentang dipilihnya bahasa Purwokerto dalam judul tidak dalam rangka apapun, tapi sekedar mengenang diri […]

Read More
11 Maret 2009
Long Trip Bumiayu (2)

Benda Sirampog Brebes adalah lokasi dimana Pondok al Hikmah 2 berada. Tapi saya, dan mungkin juga banyak orang lebih sering menganggap lokasi pondok adalah di Bumiayu. Menurut saya, hal ini disebabkan akses ke Bumiayu yang lebih mudah dan dilalui kereta, disamping itu juga kepopuleran dan keramaian kota tersebut dibanding nama Benda, atau daerah-daerah lain disekitarnya. […]

Read More
3 Maret 2009
Harga Sebuah Perjuangan

"Selama Barat masih menjajah kita lewat Media Informasinya, Jangan berhenti ngeblog!" Diantara sekian banyak jam mengajar, training, workshop, ataupun pelatihan yang saya isi, pengalaman di Malhikdua memberi kesan yang berbeda, setidaknya bagi saya pribadi. Ada kepuasan yang saya dapat jika sudah memberi input kepada peserta di Malhikdua. Perihal audience/peserta yang rata-rata putri jelas memberi suasana […]

Read More
23 Februari 2009
Kopdar Akbar Launching Bengawan

"Biarpun hujan gerimis atau lebat.. Kita gembira tak terlambat.. Kita mempunyai persahabatan sejati,hujanpun tak peduli.. Senandung lagu entah dari mana terdengar menyambut kedatangan kami di Kota Solo, yang kebetulan sore itu di guyur hujan lebat. Kami berenam mewakili Malhikdua untuk datang di acara Launching Komunitas Bengawan yang bertempatan di Rumah Dinas Walikota, kawasan Loji Gandrung, […]

Read More
11 Februari 2009
Nikmatnya NgeFLY bersama AirAsia

BAnjir sangat menyusahkan dan menjadi berita dari banyak orang. Di media TV, internet, dan radio bulan-bulan ini selalu dipenuhi berita seputar Banjir. Blog Pak Sawali juga tak luput dari tema tersebut. Sangat real time karena beliau adalah salah satu korban dari efek keseimbangan alam di kotanya, Kendal, yang secara geografis bertetangga dengan raja banjir, semarang. […]

Read More
7 Februari 2009
Pahlawan Kesiangan

Bagaimana rasanya disematkan jadi seorang pahlawan kota? Tentu sangat bikin tersanjung dan dielu-elukan kesana-kemari. Sebagai kota pahlawan seperti sebutan untuk Surabaya, perbuatan pahlawan sudah menjadi hal yang biasa. Sehingga kalau kemudian muncul predikat pahlawan tentu menjadi luar biasa. Barangkali begitu yang saya rasakan ketika menjadi pahlawan di Surabaya. Bahkan sangat pahlawan sekali. (huhh narsis).

Read More

Paruh Baya

Aktif di kegiatan tulis menulis dan membaca sejak kelas 1 SD kala sang Guru dengan lantang memanggil. Lantas berdiri ke depan, menghadap papan tulis hitam. Dengan tatapan kosong, keringat dingin, tangan penuh gemetar, memegang penggaris panjang, hingga mengeja satu demi satu susunan huruf. "Ini ibu budi"

Ternyata "bapak budi"
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram