(062) 999-88881212
support(-di-)m2net.asia

1 Februari 2018

Yang Tersisa dari Gerhana Bulan 31 Januari 2018

Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) yang terjadi semalam cukup menyita perhatian masyarakat luas. Tidak terkecuali bagi warganet yang sudah riuh seharian membahas gerhana.

Dari pantauan saya yang "menyusup" di banyak lingkaran, peristiwa alam yang seharusnya mendorong manusia untuk memperkuat dan memperbanyak amalan malah dijadikan bahan cecandaan. Begitulah manusia, kata Ustad: tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka.

Tapi saya berbaik sangka. Cecandaan ini untuk menghilangkan spanneng baik urusan rumah, kerjaan atau kebekuan di grup. Teman-teman, meski ikut share lucu-lucuan tadi tetap jamaah di masjid untuk sholat gerhana. Lantas, apa saja kiriman-kiriman bernada guyonan itu. Simak berikut:
EFEK GERHANA BULAN.... ????
Ada 4 negara yang hebat di dunia ini yang memikirkan tentang bulan.

AMERIKA SERIKAT:
memikirkan bagaimana bisa tinggal menetap di bulan.

RUSIA:
memikirkan bagaimana bisa hidup di bulan.

INDIA:
memikirkan bagaimana bisa bikin film di bulan.

INDONESIA:
memikirkan bagaimana bisa bertahan hidup dari bulan ke bulan. (Banyak angsuran)

????

MAHASISWI AGAK NAKAL
memikirkan bagaimana agar tetap bisa rutin datang bulan

Indonesia paling Hebat

Saat nanti malam terjadi gerhana bulan ; saat itulah bulan berubah menjadi gelap.. Tiada satupun orang yg mampu mengembalikan bulan menjadi terang kembali , tidak juga orang Amerika, Rusia, ataupun orang India.

Hanya orang Indonesia yang bisa bikin terang bulan

? Salam kuliner...
PENGUMUMAN

SESUAI DENGAN HIMBAUAN DAN PERINGATAN DARI BMKG, TERKAIT ADANYA GERHANA BULAN NANTI,

MASYARAKAT DIHIMBAU TIDAK MELIHAT LANGSUNG KEBULAN,,

MASYARAKAT AGAR MELIHAT DARI BUMI SAJA...

TERIMAKASIH

Gimana gaez, lucu-lucu kan? lucu gak lucu silakan dicopas untukĀ  moment gerhana berikutnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

caknov

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paruh Baya

Aktif di kegiatan tulis menulis dan membaca sejak kelas 1 SD kala sang Guru dengan lantang memanggil. Lantas berdiri ke depan, menghadap papan tulis hitam. Dengan tatapan kosong, keringat dingin, tangan penuh gemetar, memegang penggaris panjang, hingga mengeja satu demi satu susunan huruf. "Ini ibu budi"

Ternyata "bapak budi"
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram